Home / Uncategorized / Demo Penistaan Agama Di Pakistan Berujung Adanya Bentrokan

Demo Penistaan Agama Di Pakistan Berujung Adanya Bentrokan

Demo Penistaan Agama Di Pakistan Berujung Adanya Bentrokan – Pemerintah Pakistan udah memohon pasukan utk diposisikan di Ibu Kota Islamabad. Perintah itu di keluarkan sehabis perbuatan kekerasan pecah kala group Islam laksanakan demonstrasi.

Terlebih dahulu seputar 200 orang terluka kala pasukan keamanan coba membubarkan satu buah group Islamis di Interchange Faizabad, satu buah jalan raya paling utama. Operasi itu saat ini udah ditangguhkan seperti dilansir dari BBC, Minggu (26/11/2017) .

Banyak pemrotes udah memblokir jalan raya sepanjang berapa minggu, menuntut pemecatan Menteri Hukum Zahid Hamid yg mereka tuduh udah laksanakan penghujatan.

Para Islamis dari Partai Tehreek-i-Labaik Ya Rasool Allah laksanakan perbuatan demontrasi, memohon biar menteri hukum dipecat. Pasalnya, Hamid dikira tak mengiraukan Nabi Muhammad dalam versus baru sumpah penentuan.

Hamid sendiri udah memohon maaf atas peristiwa itu dengan menyampaikan kekeliruan ada pada administratif.

Media Pakistan memberikan laporan bahwa banyak demonstran juga masuk ke tempat tinggal menteri di propinsi Punjab. Akan tetapi, Hamid serta keluarganya tak ada didalam gedung.

Tidak setuju udah menebar ke kota-kota beda, termasuk juga pelabuhan selatan Karachi.

Pemerintah Pakistan mengizinkan pengerahan tentara di Islamabad pada Sabtu malam. Menteri dalam negeri menyampaikan perintah itu di keluarkan atas permohonan pemerintah kota.

Terlebih dahulu pada hari Sabtu, pasukan keamanan memanfaatkan gas air mata serta peluru karet coba utk membubarkan banyak demonstran, laporan media Pakistan. Akan tetapi mereka beroleh perlawanan dari demonstran yg melempari mereka dengan batu serta cangkang gas air mata.

Seputar 8. 500 polisi elit serta pasukan paramiliter ambillah area dalam operasi utk bersihkan Interchange Faizabad.

Permohonan utk peletakan militer berjalan sehabis beberapa ratus demonstran mendadak memaksa polisi utk mundur.

About admin