Home / Berita Umum / Emak-emak di Bojonegoro Asyik Berburu Kepompong Ulat Saat Musim Hujan Tiba

Emak-emak di Bojonegoro Asyik Berburu Kepompong Ulat Saat Musim Hujan Tiba

Emak-emak di Bojonegoro Asyik Berburu Kepompong Ulat Saat Musim Hujan Tiba – Kala musim hujan datang, penduduk yg tinggal di pinggir rimba jati Bojonegoro mulai berburu kepompong ulat atau yg biasa dimaksud enthung. Kepompong ini kebanyakan diolah sendiri buat lauk pauk atau dipasarkan.

Rukmiatun (45) satu diantaranya. Ibu rumah-tangga asal Desa Cancung, Kecamatan Bubulan ini aktif mencari enthung di celah buka upaya warung kopi.

Dengan bekal tas plastik, karung serta toples, Rukmiatun dengan cekatan ambil serta mengupas dedaunan pohon jati kering yg udah dibuahi kepompong ulat di dalamnya.

Perburuan kepompong ini senantiasa berlangsung kala musim hujan datang. Ini dilaksanakan di ruangan rimba pohon jati yg cuma berjarak 2 km. dari perkampungan penduduk. Tiap-tiap hari lebih dari 3 sampai 4 jam, Rukmiatun memakan saatnya dibawah pohon jati yg mulai bersemi.

Menurut wanita yg dikaruniai dua anak ini, sejumlah hasil kepompong hasil buruannya kebanyakan dipasarkan kembali lagi tengkulak serta ada yg dibawa pulang buat diolah sendiri.

” Ini berlangsung kala musim pancaroba. 1 tahun sekalilah mencari enthung di rimba. Akhirnya ada yg saya jual, kadangkala ya dibawa pulang sejumlah, ” kata Rukmiatun sambil melihatkan enthung di telapak tangannya, Rabu (5/12/2018) .

Tiap-tiap berburu enthung, setidaknya 2-3 kg diperoleh. Serta dipasarkan ke tengkulak pada harga Rp 30 ribu per toples ukuran 500 gr.

” Per kobok atau toples kecil 1/2 kg itu dibeli Rp 30 ribu oleh tengkulak, ” kata relasi Rukmiatun, Ngatemi (45) penduduk Desa Cancung sembari tersenyum.

Dia menyatakan gak kurang dari satu hari udah dapatkan uang Rp 100-Rp 150 ribu apabila enthungnya dipasarkan semua.

Tidak cuman Rukmiatun serta Ngatemi, beberapa puluh ibu-ibu di sebagian desa di dekat rimba jati ikut pula berburu enthung. ” Bila saya diolah sendiri jadi oseng-oseng. Di gabung sayatan lombok, bawang merah, tomat dan seterusnya, ” jelas Siti (32) .

About admin