Home / Berita Umum / Pemberhentian Tak Terhormat Jika Tidak Netral

Pemberhentian Tak Terhormat Jika Tidak Netral

Pemberhentian Tak Terhormat Jika Tidak Netral – Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo mengatakan terdapatnya sangsi buat anggota kepolisian yg tidak netral di pilkada serentak 2018. Kalau bisa dibuktikan tidak mematuhi, hukuman terberatnya pemberhentian tdk dengan hormat (PTDH).

” Saya dengan Pak Danrem 064/Maulana Yusuf (Kolonel Czi Budi Hariswanto) saling setuju memberikan ke deretan anggota kalau mesti netral serta seandainya tidak mematuhi terang hukumya, didemosi, dihukum jika perlu PTDH, ” kata Listyo kala meninjau TPS 10 Kota Serang, Banten, Selasa (26/6/2018).

Listyo mengatakan kepolisian serta TNI konsisten netral di pilkada. Polisi konsentrasi laksanakan pengamanan. Menanggung kalau Polri serta TNI mengerjakan pengamanan Pilkada, mengerjakan dengan baik serta menjauhi pengaruhi diantara satu (calon). Ini jelas-jelas kita larang, ” tegas dia.

Diluar itu, polisi juga udah memetakan area TPS yg riskan. Ada 4645 TPS masuk category aman serta 1014 riskan category 1 serta 5 TPS riskan category privat di semuanya Banten.

Riskan category 1 menurut dia berkaitan dengan potensi terjadinya perseteruan. Dan riskan privat ialah TPS yg ada di rutan, lapas termasuk juga tempat tinggal sakit.

” Di Banten seluruhnya aman. Di Pilgub kan sempat dilakukan, dari urutan 3 menurut indeks kerawanan Bawaslu, dalam pelaksanannya dapat berganti dari area riskan ke aman, ” sambungnya.

Di Pilkada Serentak 2018, Propinsi Banten mengerjakan pilkada di Kota Serang, Kabupaten Lebak, Tangerang serta Kota Tangerang.

About admin