Home / Berita Umum / PKS Dan Partai Gerindra Bekerja Sama

PKS Dan Partai Gerindra Bekerja Sama

PKS Dan Partai Gerindra Bekerja Sama – Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DKI Jakarta Syakir Purnomo menjelaskan pihaknya sudah setuju dengan Gerindra DKI Jakarta untuk mengadakan uji kelayakan atau fit and proper test wagub DKI pada 14 Januari yang akan datang. Syakir menjelaskan pihaknya sudah membuat agenda serta gagasan atau time line.

“Barusan kami sudah membuat timeline, Insya Allah semoga tidak ada masalah, serta semoga team panelis dapat,” kata Syakir didapati di Kantor DPW PKS DKI, Jakarta, Rabu (9/1).

Agenda atau time line yang sudah dibikin, katanya, pun sudah disetujui oleh PKS serta Partai Gerindra sebagai pengusung Anies Baswedan serta Sandiaga Uno di Pilgub DKI 2017 kemarin.

“Insya Allah itu hari Senin tanggal 14 Januari 2019 rapat pengaturan,” kata Syakir.

Selain itu, Wakil DPD Partai Gerindra DKI Syarif menuturkan dalam rapat pengaturan pertama itu team panelis akan mengulas beberapa materi yang nanti akan dikasihkan pada tiga calon wakil gubernur dari PKS.

Tiga calon itu yaitu, bekas Wakil Walikota Bekasi Ahmad Syaikhu, Sekretaris DPW PKS Agung Yulianto, dan Ketua Dewan Syariah DPW PKS Ahmad Suhaimi.

“Kelak untuk langkah setelah itu berada di panelis,” katanya.

Dalam peluang itu, Syarif pun menyebutkan paling lambat 25 Januari fit and proper test tuntas diselenggarakan serta akan membuahkan dua nama calon untuk lalu diserahkan pada Anies sebagai Gubernur.

“Baru lakukan lobi ke DPRD. Semoga cepet tuntas memperoleh calon proses dari ini,” katanya.

Didapati awal mulanya, PKS mereferensikan tiga kadernya yang akan disetorkan ke Gerindra untuk isi tempat kursi DKI 2. Mereka ialah bekas Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu, Sekretaris Umum DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto, serta Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi.

Nanti tiga nama itu akan dikerucutkan jadi dua nama melalui uji kelayakan serta kepatutan. Baru beberapa nama itu dibicarakan di DPRD DKI Jakarta.

PKS pun ajukan dua nama team uji kelayakan serta kepatutan. Ada nama Dekan Fakultas Pengetahuan Administrasi Kampus Indonesia (FIA UI) Eko Prasodjo serta pengajar Kampus Negeri Jakarta Ubedilah Badrun.

Dua nama itu akan masuk dengan nama yang diserahkan Gerindra. Mereka ialah Wakil Ketua DPD DKI Jakarta Gerindra Syarif serta periset senior LIPI Siti Zuhro.

Kursi wagub DKI Jakarta alami kekosongan semenjak Agustus 2018, sesudah Sandiaga Uno akan memutuskan maju menjadi cawapres mengikuti Prabowo Subianto.

About admin