Home / Berita Umum / Polisi Sita 600 Liter Arak Balik Hendak Di Edarkan

Polisi Sita 600 Liter Arak Balik Hendak Di Edarkan

Polisi Sita 600 Liter Arak Balik Hendak Di Edarkan – Sekitar 600 liter lebih minuman keras type arak Bali ditangkap polisi. Penyelundupan beberapa ratus botol miras itu dikerjakan dengan memakai mobil boks.

Mobil boks dipakai untuk menipu petugas penjagaan di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi. Dua orang awak mobil boks ditangkap serta diputuskan jadi terduga dalam masalah ini.

Mereka ialah Cristian Puja Lesmana, (32), masyarakat Curahmencek, Sukorambi, Jember serta Yayan Handoko, (23), masyarakat Rambigundam, Rambipuji, Jember. Polisi memutuskan dua orang semasing pemasok serta pemesan arak bali itu jadi buronan dalam masalah ini.

Penyelundupan itu dihentikan anggota Polsek Lokasi (KP) Pelabuhan Tanjungwangi yang lakukan pekerjaan razia di pintu keluar pelabuhan Ketapang.

“Anggota melakukan THTR (tanpa hari tanpa ada razia), waktu itu diketemukan satu mobil boks yang meresahkan,” kata Kapolres Banyuwangi AKBP Taufik Herdiansyah Zeinardi pada wartawan, Selasa (6/8/2019).

Mobil boks bernopol P 8058 UQ itu selanjutnya dicheck. Benar saja, di mobil boks itu diketemukan 20 dus yang berisi 402 botol minuman keras type arak. Semasing berisi 1,5 liter arak bali yang masih murni.

“Arak bali ini sedianya akan dikirim ke daerah Banyuwangi serta Jember. Dua pria yang mengangkat kita amankan untuk proses selanjutnya. Arak yang kita amankan bila dirupiahkan kira-kira sejumlah Rp 17 juta,” kata Kapolres Taufik.

Info yang sukses dikumpulkan, arak yang di jual di market umumnya telah digabung dengan air. Satu botol arak murni umumnya digabung dengan 2 botol air. Hingga penjual memperoleh untung yang berlipat.

Ke-2 orang inipun sekarang ditahan di dalam rumah tahanan Polres Banyuwangi untuk bertanggung jawab tindakannya. Mereka dijaring dengan masalah 140 serta atau masalah 142 Undang-undang nomer 18 tahun 2012 mengenai pangan.

Pernyataan Cristian Puja Lesmana, dianya cuma disuruh untuk mengangkat arak itu dari daerah klungkung dengan arah akhir kota Jember. Pria ini akui dijanjikan memperoleh gaji untuk mengangkat minuman keras yang kandungan alkoholnya tidak jelas itu.

“Gajinya baru dikasih sesudah saya mengantarkan barangnya sampai ke arah,” akunya.

About penulis77