Home / Uncategorized / Polres Salatiga Berhasil Menangkap 2 Aktor Pemerasan Di Sidorejo

Polres Salatiga Berhasil Menangkap 2 Aktor Pemerasan Di Sidorejo

Polres Salatiga Berhasil Menangkap 2 Aktor Pemerasan Di Sidorejo – Deretan Satreskrim Polres Salatiga berhasil menangkap dua orang aktor pemerasan pada muda-mudi yang tengah berpacaran di rimba karet, Sembir, Bugel, Sidorejo.

Ke-2 tersangka yaitu Wardiyanto (28) warga Dusun Berco, Desa Rejosari, Kecamatan Pringsurat, Rekanggung serta Budi Prihanto (27) warga Dusun Tempuran, Desa Pager Gunung, Kecamatan Pringsurat, Rekanggung.

Diluar itu, polisi juga mengamankan beberapa tanda bukti, yaitu dua unit handphone hasil pemerasan serta satu unit sepeda motor Yamaha Force yang tak ada plat nomornya. Motor yang diambil alih itu adalah fasilitas yang dipakai ke-2 tersangka dalam lakukan aksinya.

Saat ini ke-2 tersangka ditahan di ruangan tahanaN Polres Salatiga untuk diolah sesuai sama hukum yang berlaku. Oleh polisi, tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimum tujuh th. penjara.

Kapolres Salatiga AKBP Happy Perdana Yudianto menerangkan, pengungkapan masalah ini bermula dari laporan Jatmiko (40) warga Jalan Beruang no 35 Blotongan, Sidorejo yang memberikan laporan ada pemerasan yang dikerjakan ke-2 tersangka pada dua orang remaja yang tengah berpacaran di rimba karet Sembir pada 21 September 2017 sekitaran jam 15. 00 Wib.

Laporan itu segera dilakukan tindakan dengan penyelidikan serta pada akhirnya petugas berhasil mengantongi bukti diri aktor.

” Setelah itu anggota (polisi) segera lakukan penangkapan serta mengambil alih tanda bukti. Dalam kontrol ke-2 tersaka mengaku tindakannya, ” kata Kapolres waktu titel perkara masalah tersebut di Mapolres Salatiga, Kamis (28/9/2017).

Dia menerangkan, berdasar pada hasil kontrol, ke-2 tersangka sudah lakukan pemerasan pada orang yang tengah berpacaran sejumlah empat kalI.

Modusnya sama, merekam perbuatan yg tidak pantas orang yang tengah berpacaran lalu mengancamnya juga akan memberikan laporan berbuatan itu pada orangtua mereka.

” Sesudah orang yang berpacaran itu, ketakutan tersangka lalu minta imbalan untuk tutup mulut. Di kebun karet Sembir, ke-2 tersangka memohon imbalan Rp1 juta, ” katanya.

Disamping itu, tersangka Wardiyanto menyebutkan, dianya dengan Budi Prihanto terlebih dulu tak ada kemauan untuk lakukan perbuatan itu. Diakuinya pergi ke Salatiga untuk berkunjung ke tempat tinggal saudara.

Sesudah dari tempat tinggal saudaranya, mereka berjalan-jalan ke kebun karet serta nongkrong ditempat itu. Selang sekian waktu lalu, ke-2 tersangka lihat orang berpacaran yang tengah melakukan perbuatan mesum.

” Lalu saya datangi serta saya ingatkan. Bila tidak ingin saya ingatkan, juga akan saya laporkan ke orangtua mereka. Tetapi ke-2 orang itu memohon saya tidak untuk memberikan laporan dengan imbalan uang Rp1 juta. Karna uangnya belumlah ada lalu saya minta dua unit HP yang dibawa jadi jaminan, ” katanya.

About admin