Home / Berita Umum / Rencana Belanja Kambing di Blitar, Pedagang Ini Malah Kehilangan Uang Rp 40 Juta

Rencana Belanja Kambing di Blitar, Pedagang Ini Malah Kehilangan Uang Rp 40 Juta

Rencana Belanja Kambing di Blitar, Pedagang Ini Malah Kehilangan Uang Rp 40 Juta – Seseorang pedagang kambing asal Jawa Tengah kehilangan uang tunai Rp 40 juta yang di taruh di belakang jok mobil. Waktu itu Muntadin (50) masyarakat Desa Karangmulyo, Kecamatan Pegandon, Kendal, tidur di musala SPBU Tulungagung.

Peristiwa berasal waktu korban dua anak buahnya memiliki rencana belanja kambing di lokasi Blitar.

” Saya pergi selesai isya, lantas seputar jam 2 pagi istirahat di musala SPBU itu. Saya berkali-kali bermalam disana serta tidak sempat berlangsung perkara semacam ini, ” kata Muntadin waktu didapati wartawan di Polres Tulungagung, Senin (8/10/2018) .

Waktu itu, mobil pickup L300 H 1935 PD di parkir di halaman SPBU, sedang uang tunai Rp 80 juta yang sedianya dapat dimanfaatkan belanja kambing ditempatkan di belakang kursi pengemudi. Korban betul-betul tak terasa khawatir waktu tinggalkan uang beberapa puluh juta itu serta langsung ditinggal tidur.

” Uang itu tak saya wadahi, cuma ditali jadi empat sisi serta di taruh di belakang jok demikian saja, ” pungkasnya.

Waktu bangun pagi, Muntadin memiliki rencana mengecheck mobilnya. Tetapi waktu ingin buka pintu kemudi, ia dikagetkan keadaan kunci pintu yang rusak. Sadari hal demikian, pebisnis ternak ini langsung bergegas periksa uang kepunyaannya lewat pintu berbeda.

” Saya kaget mengapa pintu rusak, selesai saya cek nyata-nyatanya uang saya tinggal dua ikat, yang Rp 40 juta telah hilang, ” tutur korban.

Ia menuturkan hasil pengecekan camera pengawas SPBU didapati sekejap sebelum uangnya hilang ada satu minibus yang ada serta mendekati mobilnya. Seseorang penumpang turun dari mobil itu serta nampak contoh gerik yang menyangsikan.

” Seterusnya mendekati mobil saya serta tidak lama kemudian langsung pergi, ” katanya.

Sesaat Kasubbag Humas Polres Tulungagung, Iptu Sumaji, membetulkan peristiwa itu. Sekarang ini polisi mengerjakan melakukan proses pengumpulan bukti-bukti. ” Jangan sampai dahulu, ini tetap pengumpulan bukti-bukti, ” kata Sumaji.

About admin