Home / kesehatan / Resiko Memasang Cincin

Resiko Memasang Cincin

Ada hal baru yang harus anda ketahui sedini mungkin. Memasang ring alias cincin maupun stent adalah sebuah langkah yang kerap dilaksanakan buat melakukan pembukaan pada arteri koroner yang mengalami sumbatan serta mengembalikan kelancaran peredaran darah pada organ jantung. Terjadinya sumbatan tersebut biasanya diakibatkan adanya plak yang sudah menumpuk maupun lemak darah yang juga menumpuk.

Sesudah melakukan pemasangan ring, resiko terkena serangan jantung akibat pembuluh darah yang mengalami sumbatan bisa anda jauhi. Lalu, apa penderita penyakit ini bakalan terbebaskan dari bahaya menyempitnya atau tersumbatnya pembuluh darah apabila tengah dilakukan pemasangan ring  pada organ jantung?

Pakar jantung yang berasal dari Rumah Sakit Medistra Jakarta, Prof. Dr. dr. Teguh Santoso, SpPD-KKV, SPJP menerangkan, resiko menyempitan dengan terulang selalu dapat terjadi. Akan tetapi, terjadinya akan memiliki angka yang kecil serta bergantung pada ring atau cincin jantung yang dipakai serta gaya hidup si penderita sendiri.

Apabila memakai ring tidak menggunakan obat maupun bare metal stent (BMS), mungkin kejadian menyempit lagi yang biasa disebut dengan restenosis sampai dengan 15 hingga 20 persen. Sedangkan, apabila memakai ring menggunakan obat maupun drug-eluting stent (DES), memiliki resiko menyempit bakalan rendah ketimbang BMS.

About admin