Home / internasional / Selebarab Berbau Rasis Terjadi Di Parlemen Australia Anne Aly

Selebarab Berbau Rasis Terjadi Di Parlemen Australia Anne Aly

Selebarab Berbau Rasis Terjadi Di Parlemen Australia Anne Aly – Partai Buruh Federal Australia mencela beredarnya selebaran yang bernada “rasis” yang diperuntukkan pada anggota parlemen Australia Anne Aly di wilayah pemilihannya di Cowan, Australia Barat.

Selebaran rasis pada AnneAly:
Selebaran itu tidak sah, tidak mempunyai sinyal pengenal, serta selama ini, tidak ada grup atau parpol yang mengklaimnya
Partai Buruh akan memberikan laporan selebaran itu ke Komisi Penentuan
Partai Konsolidasi bidik kursi di dapil Cowan yang sekarang ini dikuasai Partai Buruh, sesaat empat kursi yang lain di Australia Barat (WA) yang dikuasai Partai Liberal dipandang rawan
Selebaran itu itu menyebutkan figur Anne Aly dengan nama bawaannya dari Mesir yaitu Azza Mahmoud Fawzi Hosseini Ali el Serougi, ia sempat memberi dukungan Partai Hijau, diambil untuk melemahkan perbatasan Australia dan “memberi dukungan larangan masukan pada Islam – sama dengan Arab Saudi”.

Materi dalam selebaran itu tidak sah, tidak memberikan jati diri, serta selama ini, tidak ada grup atau parpol yang mengklaimnya.

Partai Buruh menjelaskan seseorang anggota warga memberikan laporan selebaran itu sesudah tersebar di wilayah penentuan Cowan di pinggir utara Perth.

Jubir kampanye pemilu federal Partai Buruh di Australia Barat (WA), Madeleine King menjelaskan, selebaran itu “rasis” serta “menyerang pribadi”.

“Selebaran ini telah jelas rasis, serta karena itu butuh dikritik sekuat mungkin,” kata King.

“Apa yang mereka kerjakan ialah coba menyambungkan Anne Aly dengan pandangan garis keras tersendiri yang betul-betul tidak mempunyai tempat dalam kampanye penentuan atau kapan juga di Australia.

“Selebaran itu jadi rasis serta menyerang pribadi serta itu berlangsung saat beberapa orang jadi putus harapan … serta beberapa orang derajat kemanusiaan paling rendah condong memakai beberapa cara semacam ini dengan memojokkan kami memakai rumor rasis serta selebaran berisi info yang salah dan menyebar ketakutan di warga.”

Dr Anne Aly ialah wanita Muslim pertama yang dipilih jadi anggota DPR Australia, diadukan sudah sempat jadi calon Senat untuk partai Hijau di WA pada tahun 2007 tapi mundur sebelum hari pengambilan suara.

Madeline King menjelaskan selebaran itu penuh dakwaan palsu.

“Partai Kami mempunyai tempat yang sama persis dengan Pemerintah dalam soal keamanan perbatasan serta undang-undang diskriminasi rasial buat kami penting di negara ini,” kata King.

“Begitu memilukan serta begitu melemahkan tahu materi semacam ini keluar dalam kampanye penentuan”.

“Kami sudah lihat hal sama awalnya saat mereka coba menyambungkan jati diri etnis atau riwayat keturunan keluarga seorang lewat cara negatif supaya citranya jelek – seakan-akan Anda tidak bisa pilih seorang yang mempunyai keturunan keluarga yang berlainan dengan Anda.”

Ia menjelaskan akan memberikan laporan selebaran ini ke Komisi Penentuan Australia.

“Saya tidak paham berapakah banyak selebaran ini yang tersebar, tapi kami menggerakkan siapapun yang terima selebaran ini untuk membuangnya ke tempat sampah,” kata Madelene King.

Anne Ally akan kembali bertanding menjaga kursinya pada pemilu federal pada Sabtu 18 Mei akan datang.

Dapil Ally termasuk juga kursi marjinal, dimana pada pemilu paling akhir calon legislatif juara mendapatkan kurang dari 56 % suara, serta Partai Liberal begitu membidik ini.

Partai Buruh mendapatkan kemenangan cukup mutlak pada pemilu negara sisi tahun 2017.

About admin