Home / Berita Bola / Semestinya PSSI Cermat Dalam Membuat Program

Semestinya PSSI Cermat Dalam Membuat Program

Semestinya PSSI Cermat Dalam Membuat Program – Dua club Liga 1 2019, Persebaya Surabaya serta Persija Jakarta, menyesalkan bentrokan di antara program Tim nasional Indonesia serta kebutuhan club yang tampil di pertandingan.

Permasalahan berseteru agenda sebelumnya telah dibahas PSSI serta club, tetapi faksi Bajul Ijo serta Macan Kemayoran kembali akui sedih sesudah pemain-pemainnya di panggil dalam pemfokusan latihan bersama dengan Team Merah Putih pada saat club jalani pertandingan Liga 1 serta Piala Indonesia.

Manajer Persebaya, Candra Wahyudi menjelaskan ada enam pemainnya yang di panggil ke Tim nasional Indonesia. Hansamu Yama Pranata, Irfan Jaya serta Ruben Sanadi tampil menguatkan Tim nasional Senior, sedang Osvaldo Haay, Rachmat Irianto serta Alwi Slamet masuk bersama dengan Tim nasional Indonesia U-23.

Tim nasional Indonesia U-23 dibawah instruksi pelatih Indra Sjafri akan mengawali pemfokusan latihan semenjak Minggu (26/5) di Yogyakarta. Sedang team senior mengawali TC nya di Cikarang semenjak Jumat (31/5) sebelum memainkan pertandingan eksperimen menentang Yordania, Selasa (11/6), serta Republik Vanuatu, Sabtu (15/6).

Berseteru dengan Tim nasional Indonesia, Persebaya serta Persija ProtesHansamu Yama Pranata bek jagoan Tim nasional Indonesia serta Persebaya Surabaya.
Keadaan itu membuat Persebaya jadi pincang mendekati pertandingan menentang PSIS Semarang, Kamis (30/5) serta Barito Putera, Sabtu (15/6) di minggu ke-3 Liga 1 2019.

“Kami terima kasih, Tim nasional [Indonesia] menghargai usaha keras pemain Persebaya serta ini jadi penambahan motivasi buat pemain tunjukkan potensi paling baik untuk negara. Tetapi tetap permasalahan program tim nasional baik itu TC atau laga berbenturan dengan agenda liga. Ini jadi point permasalahan club di beberapa peluang,” papar Candra lewat sambungan telephone.

“Kami mengharap tidak ada berseteru agenda. Jika ini club yang dikorbankan. Ke depan dapat lebih baik lah koordinasinya, diawalnya ada prinsip. Jika telah ini, harus kan club yang perlu mengalah [melepas pemain ke Tim nasional Indonesia],” sesalnya.

Sebetulnya, Persebaya mempunyai keseluruhan 28 pemain untuk melalui kompetis Liga 1 2019. Kehilangan enam pemain juga tidak membuat Bajul Ijo kekurangan pemain di team. Tetapi, kehilangan enam pemain utama diyakinkan akan memengaruhi perform team.

Berseteru dengan Tim nasional Indonesia, Persebaya serta Persija Memprotes
“Tentu dengan tehnis ada dampak [performa tim] sebab pemain yang di panggil tentu pemain paling baik. Harus team sesuaikan. Team pelatih akan membuat rekonsilasi strategi. Semestinya PSSI cermat dalam membuat program,” tutur Candra.

Manajer Persija Ardhi Tjahjoko mengutarakan hal sama bersamaan empat pemain masuk ke Tim nasional Indonesia mendekati pertandingan pertemanan menentang Yordania serta Vanuatu.

Walau bangga dengan potensi pemain Persija tembus scuad Team Garuda, Ardhi tidak menolak gusar dengan berseteru agenda Tim nasional Indonesia dengan club.

“Ya tentu [diberikan izin]. Mengganggu [tim] tentu ada dikit, sebab tidak ada empat pemain utama di Persija.”

“Kelak mungkin ada perbincangan [soal pemain ke timnas] sebab setiap waktu ini selalu. Liga jalan tetapi bolak balik di panggil TC. Demikian selalu, harusnya sesuaikan,” tutupnya.

About penulis77