Home / Berita Umum / Seorang Wanita Eporter Investigatif Diperkosa dan Dibunuh di Bulgaria

Seorang Wanita Eporter Investigatif Diperkosa dan Dibunuh di Bulgaria

Seorang Wanita Eporter Investigatif Diperkosa dan Dibunuh di Bulgaria – Seseorang wanita sebagai eporter investigatif di Bulgaria diketemukan wafat dibunuh. Bukan sekedar itu, wartawati ini pula diperkosa sebelum dibunuh. Biadab!

Senin (8/10/2018) , jenazah wartawati bernama Viktoria Marinova (30) ini diketemukan pada Sabtu (6/10) terus, di arah pejalan kaki dalam suatu ruang yang dipenuhi pohon pohon di Ruse.

Pengumpulan bukti-bukti awal perlihatkan yang menimbulkan kematian Marinova yaitu bentrokan keras di kepala serta sesak napas gara-gara dicekik. Jaksa lokasi Ruse, Georgi Georgiev, menyebutkan jika beberapa barang Marinova seperti telpon genggam, kunci mobil, kacamata serta sejumlah busananya hilang kala jenazahnya diketemukan.

Dalam pengakuan terpisah, Menteri Dalam Negeri Bulgaria, Mladen Mladenov menyebutkan jika Marinova diperkosa sebelum dibunuh.

Mladenov menyebutkan pembunuhan pada Marinova ini ‘luar biasa brutal’. Ditambahkan Mladenov, beberapa penyidik top Bulgaria sudah di kirim ke lokasi Ruse untuk mempelajari perkara ini keseluruhan.

Motif pembunuhan Marinova ini belum pula didapati pastinya. Selama ini belumlah ada satupun penangkapan sehubungan pembunuhan ini. Tdk didapati pastinya apa pembunuhan Marinova sehubungan dengan kapasitas jurnalistiknya.

Tapi media-media lokal Bulgaria memberikan laporan jika tahun yang kemarin, Marinova sempat meluncurkan laporan bab pengumpulan bukti-bukti pendapat korupsi yang menyeret yayasan Uni Eropa. Laporan itu di rilis Marinova yang kerja untuk tv TVN.

Didapati ikut jika Marinova sempat lakukan peliputan untuk desas-desus sosial serta kerja amal. ” Dengan perasaan sakit yang besar serta perasaan duka tidak terhenti, team tv TVN rasakan kehilangan kolega terkasih kami, Victoria Marinova, ” demikian pengakuan TVN.

Perdana Menteri Bulgaria, Boyko Borisov, mengatakan apa yang diyakininya jika beberapa penyidik dapat dapat temukan pemeran dibalik pembunuhan ini. ” Usaha sudah dikerjakan. Atas sebagian besar material DNA yang disatukan, ini cuma permasalahan waktu sebelum pelakunya diketemukan, ” tegas Borisov.

Seterusnya, CPJ menyebutkan tayangan paling akhir Marinova sertakan interview dengan jurnalis Rumania Attila Biro serta jurnalis Bulgaria Dimitar Stoyanov yang saling tengah menulis laporan bab pendapat penipuan yang sertakan dana Uni Eropa. CPJ memberikan laporan jika dua jurnalis itu sudah ditahan Kepolisian Bulgaria sejak mulai September saat kemarin.

Marinova berubah menjadi jurnalis ke-3 yang wafat dibunuh di beberapa negara Uni Eropa dalam satu tahun paling akhir. Awal kalinya Caruana Galizia wafat dalam bom mobil di Malta pada Oktober 2017 serta Jan Kuciak wafat dibunuh di Slovakia pada Februari saat kemarin.

About admin